RF

Membuat Antena Coaxial Collinear 1090 MHz untuk Penerima ADS-B

Pada tulisan ini diuraikan pembuatan antena coaxial colinear untuk penerima ADS-B dengan frekuensi 1090 MHz.

Desain antena mengacu ke artikel Coaxial Collinear Antenna for ADS-B Receiver (https://www.balarad.net/).

Diagram antena adalah sebagai berikut:

Desain antena collinear

Desain antena collinear

Setiap elemen adalah kabel coaxial dengan panjang mengikuti panjang gelombang yang diinginkan:

Elemen dasar antena collinear

Elemen dasar antena collinear

Perhitungan panjang elemen:

frekuensi = 1090 MHz

Kecepatan cahaya dalam vakum = 3E8 = 300000000 m/s

Propagation velocity kabel Hansen 50 ohm adalah 84%, artinya kecepatan rambat sinyal dalam kabel tersebut adalah 3E8 m/s x 84%.

lambda = panjang gelombang pada kabel = c/f = 3E8 * 0.84 / 1090 MHz

Panjang elemen = 0.5 x lambda x propagation velocity = 0.5 x 3E8 x 0.84 /1090MHz = 116 mm

Jadi diperlukan elemen dengan panjang masing-masing 116 mm.

Pada antena ini dipilih jumlah elemen 12, dengan pertimbangan cukup panjang sehingga lebih sensitif, namun masih cukup pendek untuk dapat dibawa-bawa.

Tahap pertama adalah memotong kabel koaksial. Pada setiap ujung disisakan kabel inti sekitar  5 cm, untuk disolder ke selubung pada elemen sebelahnya. Jadi panjang total setiap kabel yang dipotong adalah 116mm + 5 cm + 5 cm = 21.6 cm

Memotong kabel koaksial

Memotong kabel koaksial

Selubung dikupas dengan menggunakan tang potong, dengan dilebihkan sedikit. Kemudian panjang selubung digerinda dengan Dremel sampai tepat di 116 mm. Kabel Hansen dengan selubung tembaga keras ini dapat digerinda sampai panjangnya tepat di 116 mm. Pengukuran panjang dilakukan dengan menggunakan jangka sorong.

Trimming dengan Dremel

Trimming panjang selubung dengan Dremel

Setelah selesai semuanya, didapat 12 elemen kabel yang siap disambung-sambung.

Kabel koaksial selesai dipotong

Kabel koaksial selesai dipotong

Tahap berikutnya adalah menyambung elemen-elemen tersebut. Pada contoh artikel (Coaxial Collinear Antenna for ADS-B Receiver ) penyambungan dilakukan dengan menyelipkan konduktor tengah ke serabut selubung. Pada kabel Hansen ini penyambungan dilakukan dengan menyolder konduktor tengah ke selubung di elemen sebelahnya. Ternyata diperlukan solder dengan daya besar karena tembaga sangat menyerap panas, sehingga panas cepat tersebar ke sepanjang kabel.

Menyolder antena collinear

Menyolder antena collinear

 

Berikutnya antena yang sudah tersambung ditempelkan ke batang kayu sebagai penguat, dan antena dapat digunakan. Berikut ini foto antena coaxial collinear 1090 MHz 12 elemen disandingkan dengan antena ADS-B buatan FlightAware. Dari hasil pengukuran, penerimaan dengan antena coaxial collinear lebih bagus dibandingkan dengan antena FlightAware, namun ada kemungkinan hal ini disebabkan redaman kabel Hansen lebih bagus daripada kabel dari Flightaware. Panjang kabel kedua antena adalah sama-sama 10 meter.

 

Ujicoba Antena Colinear

Ujicoba Antena Collinear

Perbandingan redaman kabel antena pada foto:

  • Redaman kabel Hansen: 13.6 dB/100m
  • Redaman kabel Flightaware (Bieffe Cavi CO 100 AF) : 32 db/100m

Berikut ini contoh pengamatan pesawat yang sama dengan kedua sistem tersebut:

Perbandingan rekaman ADS-B

Perbandingan rekaman ADS-B

Gambar kiri adalah RTL-SDR dengan antena Coaxial Collinear, sedangkan gambar kanan adalah perangkat penerima ADS-B dari Flightware ( Flightaware Feeder dengan antena Flightaware). Nampak bahwa untuk GIA725, antena collinear merekam lebih awal.

Kesimpulan

  • Dari percobaan sejauh ini dapat disimpulkan bahwa antena coaxial collinear 12 elemen ini mempunyai kinerja lebih baik dibandingkan antena ADS-B bawaan dari Flightaware

Referensi

Save

4 Comments

  • 03/04/2017 - 19:23 | Permalink

    Mau tanya kalau beli jadi antenna ADS-B 1090Mhz ini di Indonesia dimana ya?

    • admin
      04/04/2017 - 17:50 | Permalink

      Setahu saya tidak ada yang jual di Indonesia.

  • Eddy
    23/07/2017 - 13:25 | Permalink

    om mimin kalau sambungan kabel coax inner & outer ke antena nya sebelah mana ya? Terimakasih

    • admin
      24/07/2017 - 08:45 | Permalink

      Antena ini kan bahannya pakai kabel coaxial. Untuk sambungan ke kabel coax, pakai saja dari kabel coax yang ujung terakhir.

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Powered by: Wordpress